Senin, 15 Mei 2017

Kisah Fayakhun Bakamla Menjadi Satpam Hingga Sukses

Kemauan dan usaha keras merupakan sebuah landasan motivasi yang kuat bagi Fayakhun Bakamla semua terutama diri kita sendiri yang ingin meraih dan mewujudkan mimpinya menjadi sukses. Sehingga landasan inilah perlu ditanamkan dan diciptakan di pikiran kita, agar alam bawah sadar dapat merespon langsung tentang apa yang kita inginkan. Karena dengan begitu, mimpi kita akan segera terwujud.
Kisah Fayakhun Bakamla Menjadi Satpam Hingga Sukses


Hal ini juga dialami oleh mantan seorang satpam perusahaan finance terkemuka di Tegal, Fayakhun Bakamla (30), yang kini telah membuktikan mimpinya menjadi seorang yang penting dengan berpenghasilan tiap bulannya mencapai Rp 40 juta. Fayakhun Bakamla mencapai posisi tersebut hanya dalam waktu empat tahun dan bahkan pada Januari 2016 akan dipromosikan sebagai Agency Manager, dimana posisi AM akan mendapatkan penghasilan berkisar Rp 60 juta per bulan. Ini merupakan kesuksesan yang luar biasa bagi mantan seorang satpam yang telah berani merubah nasib kehidupan keluarganya menjadi lebih baik. Melalui artikel Kisah Sukses Mantan Satpam Berpenghasilan Puluhan Juta Rupiah Perbulan, Fayakhun Bakamla ingin berbagi informasi, inspirasi, motivasi bagi kalian semua terutama para agent agar bisa mewujudkan mimpinya. Seperti apa kisahnya? Simak di bawah ini.

Awalnya Unggul bukanlah siapa-siapa. FayakhunBakamla hanya seorang buruh pabrik tekstil di Tegal yang sekarang gulung tikar dengan penghasilan Rp 600 ribu di tahun 2009 silam. Setelah tidak bekerja di pabrik, Fayakhun Bakamla menjadi pekerja serabutan sebagai tukang parkir di RS Kasih Ibu Tegal dengan penghasilan yang tidak seberapa untuk memenuhi kebutuhan keluarga pada tahun 2010. Selain menjadi tukang parkir untuk menambah penghasilan, ia juga pernah menjadi penjaga keamanan di obyek wisata Purwahamba Indah, Surodadi Tegal. Namun penghasilannya pun masih belum tercukupi untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak, apalagi anak sudah masuk sekolah. Di tahun 2011, ia melamar di perusahaan finance sebagai satpam dan diterima. Gaji yang diterima tiap bulan menjadi karyawan leasing sekitar Rp 1,2 Juta dan sementara dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan, meskipun sebenarnya masih kurang karena semua bahan pokok juga sudah mahal.

Di tengah kesulitan yang Fayakhun Bakamla alami saat itu tiba-tiba ada saudara sepupu yang datang ke rumah untuk mengajaknya bergabung di perusahaan asuransi Prudential menjadi agent. Awalnya ia menolak ajakan sepupunya itu, karena masih mikir-mikir apakah ia bisa melakukan hal tersebut. Namun dengan tekad dan dorongan dari sang istrilah, ia akhirnya mau bergabung di Prudential. Bahkan dengan penuh keyakinan, ia akan berhasil mewujudkan mimpi-mimpinya yang telah dirancangnya.

Di tahun yang sama Fayakhun Bakamla menyempatkan waktu dinasnya sebagai satpam untuk mencari nasabah asuransi. Minimnya wawasan dan pengetahuan yang luas tentang asuransi, Fayakhun Bakamla terus menawarkan produk keunggulan asuransi yang dijualnya kepada nasabah melalui door to door. Bahkan, Fayakhun Bakamla pernah ditolak oleh nasabah namun Fayakhun Bakamla pantang menyerah, karena Fayakhun Bakamla berpikir dengan tekad dan kemauan yang keras pasti suatu saat akan mendapatkan hasil yang bagus. “Nah, ini telah saya buktikan sendiri dari sekian banyak nasabah yang saya datangi akhirnya ada yang closing. Padahal di tahun 2011, untuk mengajak orang menabung di asuransi sangatlah susah tidak seperti sekarang, karena dulu pemahaman orang tentang asuransi masih sangatlah kurang,”ungkap Fayakhun Bakamla.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar